[Scroll down for English]

Pameran
Penjumlahan dari (Hampir) Semua Hal
oleh Collective Works (Karin Mientjes dan Peter Zuiderwijk)

Sebagai bagian dari program setahun penuh kami Maintenance Works, Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat mengundang duo perancang dari Belanda, yaitu Karin Mientjes dan Peter Zuiderwijk (Collective Works) untuk menjalani residensi. Selama tinggal dan mengalami keruangan Cemeti, mereka menjelajahi dan menanggapi penggunaan ruang-ruang fisik kami: mulai dari ruang kerja, pintu masuk, hingga taman. Mereka menguji coba beragam strategi spasial untuk memikirkan bagaimana sebuah institut dapat terhubung pada konstituen yang berbeda-beda dari seluruh penjuru Yogyakarta. Selama proses ini, Collective Works bekerja bersama sekelompok relawan peneliti yang terdiri atas Jorgen Doyle, Hannah Ekin, Fiky Maulana, Yuramia Oksilasari, dan asisten program Daud Sihombing. Mereka bersama-sama menjelajahi perpustakaan keliling yang terletak di kampung Ratmakan, berbagi persepsi mengenai kota melalui moda transportasi yang beragam, dan koran dinding yang terletak di wilayah Ngadinegaran. Bersama-sama, mereka merenungkan dan mempertanyakan:

Jika tajuk baru Cemeti adalah ‘Institut untuk Seni dan Masyarakat’, barangkali kaitan antara “institut” dan “masyarakat” diciptakan melalui seni. Keterlibatan seperti apa yang dimiliki oleh kedua hal ini bagi infrastruktur spasial dari institut tersebut? Apakah perjumpaan antara seni dan masyarakat mesti berlangsung di dalam bangunan institut? Atau haruskah bangunan tersebut dapat dicerap sebagai sebuah pangkalan? Sebagai suatu titik keberangkatan dan tempat untuk mewartakan? Bagaimana sebuah infrastruktur spasial dapat mendukung penggunaan yang diperbarui ini? Apa yang dibutuhkan bagi penjelajahan masyarakat (oleh seniman) dan fasilitas macam apa yang dibutuhkan untuk mewartakan temuan-temuan mereka? Apa sajakah material (tidak langsung) dan aktivitas (langsung) yang dibawa masuk dan meninggalkan bangunan institut dan bagaimana hal tersebut terkait dengan seorang penonton?

Pada hari Kamis, 4 Mei 2017, kami akan menginisiasi rancangan Collective Works yang akan terus berkembang. Rancangan ini meliputi dapur umum, pemanfaatan ulang pintu masuk kami dan sebuah koran dinding di pinggir jalan di depan Cemeti. Struktur fisik ini akan dilapisi dengan sebuah presentasi berbasis riset yang berpusat pada sebuah pemetaan luas yang merinci isu-isu yang dijelajahi, bentuk-bentuk hubungan yang tercipta dan proposisi bagi penggunaan ruang yang potensial. Untuk mengawali pembukaan, mulai jam 15.00-17.00, anggota dari kelompok peneliti yaitu Hannah, Jorgen, dan Fiky, akan mengorganisir sebuah tur jalan kaki yang berorientasi pada rincian di wilayah Cemeti, dan pada puncaknya berupa puisi fisik. Selanjutnya, pada jam 17.00-19.00 akan diselenggarakan sebuah diskusi bersama Collective Works (Karin Mientjes dan Peter Zuiderwijk). Mereka akan memaparkan penelitian yang akan berkelanjutan di Cemeti, beberapa proyek terdahulu dan hubungan mereka dengan gagasan perubahan ruang publik, serta peran yang dapat dimainkan oleh seni dalam menawarkan alternatif.

Aktivitas pembukaan pada hari Kamis, 4 Mei 2017
15.00-17.00 ‘Saya akan keluar dan mungkin beberapa saat’, sebuah tur jalan kaki oleh Hannah, Jorgen dan Fiky (dimulai dan berakhir di Cemeti)
17.00-19.00 Diskusi 'Seni di Ruang Publik' oleh Collective Works
19.00-21.00 Pembukaan

Proyek ini didukung oleh Dinas Kebudayaan Propinsi DIY, Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, dan Stroom Den Haag (Belanda).

Biografi Collective Works
Collective Works (Den Haag, Belanda) merupakan sebuah struktur kerja kolaboratif yang mengkhususkan diri dalam rancangan berbasis riset. Collective Works didirikan oleh Karin Mientjes dan Peter Zuiderwijk. Berawal dari sebuah gagasan rancangan yang diperluas, Collective Works aktif terlibat dengan konteks dimana mereka berada. Tidak hanya meliputi situs fisik dan sekitarnya, melainkan juga, dan terutama, hubungan-hubungan sosial yang membuatnya menjadi suatu tempat. Dengan mengorkestrasi kegagalan, mengintervensi struktur sosial dan menyediakan berbagai platform untuk pertukaran, Collective Works tidak hanya membentuk proyek, melainkan juga secara aktif menciptakan konteksnya, dan seringkali melibatkan diri dengan tempat dan orang-orang dalam jangka waktu yang lama. Karya mereka mengambil bentuk kampanye aktivis, pemrograman institusional, dan intervensi sosial, dan lain-lain.

-------------------------

Exhibition
The Sum of (Almost) All Things
by Collective Works (Karin Mientjes and Peter Zuiderwijk)

As part of our current year-long programme Maintenance Works, Cemeti Institute for Art and Society invited the Netherlands based design duo Collective Works (Karin Mientjes and Peter Zuiderwijk) for a residency. As one of the results, they explored and reconfigured the use of our physical spaces: from our office, to our entrance "joglo" house, to our interior garden. Testing various spatial strategies for how the institute might connect to different constituencies from across Yogyakarta. During their research process Collective Works worked with a team of volunteer researchers consisting of Jorgen Doyle, Hannah Ekin, Fiky Maulana, Yuramia Oksilasari and program assistant Daud Sihombing. Together they explored mobile libraries in the Yogyakarta river community of Ratmakan, the perception of the city through different modes of transport and public newspaper display in Cemeti's neighbourhood of Ngadinegaran, all the time reflecting and asking:

If the new tagline of Cemeti is ‘Institute for Art and Society’, presumably the connection between "institute” and “society” is made through art. What implications does this have for the spatial infrastructure of the institute? Should encounters between art and society take place within the building of the institute? Or should the building be perceived as a basecamp? A point of departure and a place to report? How could a spatial infrastructure support this renewed usage? What is needed for the exploration of society (by artists) and what kind of facilities are needed to report on their findings? What (indirect) materials and (direct) activities are brought into and leave the building of the institute and how do these relate to an audience?

On Thursday 4 May 2017, we will initiate Collective Works’ still evolving design, which will include a public kitchen, the re-functioning of our entrance spaces and a community newspaper stand on the curb in front of Cemeti. These physical structures will be overlaid with a research-based presentation centered on an expansive map detailing issues explored, connections made and propositions for potential uses of the space. Leading up to the opening, from 15.00-17.00 hrs, research group members Hannah, Jorgen and Fiky will organise a detail-oriented walking tour in Cemeti's neighbourhood, culminating in concrete poetry. From 17.00-19.00 hrs, there will be a discussion with Collective Works. They will speak about their ongoing research at Cemeti, some of their previous projects and their relation to a changing notion of public space and the role that art can play in proposing alternatives.

Thursday 4 May 2017: Opening Program
15.00-17.00 hrs 'I'm just going outside and may be some time', a walking tour by Hannah, Jorgen and Fiky (start and finish at Cemeti)
17.00-19.00 hrs Discussion 'Art in Public Space' with Collective Works
19.00-21.00 hrs Opening reception

This project is generously supported by: the Cultural Department of Yogyakarta Province (Dinas Kebudayaan); the Embassy of the Netherlands in Jakarta and Stroom The Hague (the Netherlands).

Biography Collective Works
Collective Works (the Hague, the Netherlands) is a collaborative work-structure that specializes in research-based design founded by Karin Mientjes and Peter Zuiderwijk. Starting from an expanded notion of design, Collective Works actively engages with the context they are in, this not only includes the physical site and its surroundings, but also, and particularly, the social relationships that make it into a place. By orchestrating failures, intervening in the social fabric and providing platforms for exchange, Collective Works not only shapes the project, but also actively creates its context(s), often engaging with places and people over a longer period of time. Their work takes the form of activist campaigns, institutional programming, analytical reflections, situational identity branding, spatial proposals, and social interventions, amongst others.

http://www.cemeti.org/files/gimgs/th-21_Cemeti_01.jpg
http://www.cemeti.org/files/gimgs/th-21_Cemeti_02.jpg