[Scroll down for English]

JULI
12-27 Juli 2017
Bincang Seniman: 26 Juli 2017, 19.00
Rangkaian Diskusi tentang pascakolonial dan praktik dekolonialisasi: 13-22 Juli 2017, lihat di bawah!
Unsettling Time(s), pameran dengan karya dari Kin Chui dan Agan Harahap sebagai kerangka program pertukaran residensi bersama Objectifs (Singapura). Informasi lengkap di sini.

Jadwal Rangkaian Diskusi
Kamis, 13 Juli 2017, 10.00-15.30 dengan dan Katrin Bandel dan Ita Fatia Nadia
Selasa, 18 Juli 2017, 14.30-16.30 dengan Helly Minarti dan Jompet Kuswidananto
Kamis, 20 Juli 2017, 14.30-16.30 dengan Wahmuji
Jumat, 21 Juli 2017, 14.30-16.30 dengan Benardi Darumukti dan Antariksa
Sabtu, 22 Juli 2017, 14.30-16.30 dengan Lucia Juningsih

MEI
23 Mei-31 Mei 2017
Pameran, presentasi dan aktivitas lainnya oleh seniman residensi, periode #1 2017:
Bergulir! Bergetar! Bertabrakan!
Laura Marsh | Yosefa Aulia | Kevin van Braak

Selasa, 23 Mei 2017, jam 19.00: Pembukaan Bergulir! Bergetar! Bertabrakan!
Jumat, 26 Mei 2017, jam 19.00: Diskusi publik dengan seniman residensi
Sabtu, 20 Mei-Sabtu, 27 Mei 2017, jam 09.00-17.00: Pencetakan Pentagonal Icositetrahedron oleh Kevin van Braak
Selasa, 23 Mei 2017, jam 15.00: Pertandingan Smashing Cocks oleh Yosefa Aulia
Rabu, 24 Mei 2017, jam 15.00: Percakapan di Jogja Jacuzzi oleh Laura Marsh

Kamis, 4 Mei 2017
Pembukaan Pameran Penjumlahan dari (Hampir) Semua Hal oleh Collective Works (Karin Mientjes dan Peter Zuiderwijk). Suatu struktur pendukung spasial bagi Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat. Lebih informasi di sini.

Aktivitas pembukaan pada hari Kamis, 4 Mei 2017
15.00-17.00 ‘Saya akan keluar dan mungkin beberapa saat’, sebuah tur jalan kaki oleh Hannah, Jorgen dan Fiky (dimulai dan berakhir di Cemeti)
17.00-19.00 Diskusi 'Seni di Ruang Publik' oleh Collective Works
19.00-21.00 Pembukaan

APRIL
Sabtu 22 April 2017, mulai jam 19.00 WIB
Tur Selepas Kerja-Membaca dengan Lampu Senter oleh KUNCI
Pada tahun 2015, KUNCI Cultural Studies Center terlibat dalam sebuah program residensi yang diadakan oleh Para Site di Hong Kong. Mereka bekerja bersama enam orang pekerja migran dimana mereka mengorganisir sebuah klub baca yang dinamai Klub Baca Selepas Kerja. Klub baca ini terdiri atas enam pertemuan dimana masing-masing pertemuan berupaya menjelajahi gagasan tentang membaca, menulis, bekerja, tentang ruang dan waktu, serta bagaimana gagasan-gagasan tersebut terkait dengan aspek-aspek yang saling bertolak belakang dalam kehidupan buruh migran, baik sebagai pekerja maupun sebagai penulis. Proyek ini menghasilkan sebuah publikasi yang bertajuk ‘Afterwork Readings/Babasahin Matapos ang Trabaho/Bacaan Selepas Kerja/工餘’.

Dalam kerangka kerja ‘Maintenance Works’, Cemeti mengundang KUNCI untuk mempresentasikan proyek ini. Alih-alih hanya memajang publikasi tersebut dalam sebuah rak, KUNCI mewujudkan kembali beberapa tulisan dalam bentuk yang berbeda seperti instalasi dan pajangan teks (text-display) untuk “menunjukkan karya” tersebut pada beberapa lokasi di dalam Cemeti yang jelas sulit untuk diakses seperti dapur, gudang, di bawah meja, di dalam kotak kardus. Hal ini bertujuan untuk memicu gagasan mengenai membaca sebagai pengalaman yang menubuh.

Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan tur Klub Baca Selepas Kerja dengan suluh. Acara ini akan dimulai pada jam 7 malam dimana kita akan membaca beberapa fragmen dari tulisan tersebut dengan nyaring di lokasi, dengan menggunakan suluh untuk menavigasi langkah kita melalui ruang pamer Cemeti yang gelap. Acara ini akan diikuti dengan pembongkaran display proyek ini sendiri. Pembacaan ini akan direkam dan akan tinggal sebagai jejak dalam wujud sebuah tautan web di Radio Kunci (http://radio.kunci.or.id).

Rabu 5 April 2017, selesai Jam 19.00 WIB
Kamar Tokek #1: Pemutaran Film & Diskusi Bersama Kevin van Braak (seniman residensi periode 1, 2017)
Bersama dengan dua seniman lain, yaitu Laura Marsh (New Zealand) dan Yosefa Aulia (Bandung), Kevin van Braak menjalani residensi di Cemeti yang telah dimulai sejak bulan Maret hingga bulan Mei 2017. Menginjak bulan kedua dari periode residensi ini, Cemeti menginisiasi sebuah platform pertukaran referensi dan percakapan dengan publik guna mendorong pertumbuhan gagasan dan mendukung proses penelitian seniman residensi, yang disebut dengan ‘Kamar Tokek’. Kamar Tokek edisi pertama akan menampilkan pemutaran film karya Kevin yang berjudul ‘Jejak Sang Kakek’ dan dilanjutkan dengan diskusi.

MARET
Kamis 9 Maret 2017, jam 15.30-17.00 WIB
Lokakarya: Penterjemahan Manifesto For Maintenance Art, 1969! oleh tim Editorial
Sebagai suatu cara untuk memperdalam pemahaman mengenai gagasan karya Mierle Laderman Ukele 'Manifesto For Maintenance Art, 1969!', Tim Editorial kami yang baru terbentuk akan menyelenggarakan sebuah lokakarya dimana mereka akan menterjemahkan Manifesto ke dalam bahasa Indonesia secara kolektif. Silakan bergabung dengan kami!

Jumat 10 Maret 2017, mulai jam 17.00 WIB
Klub Film Maintenance Works, Seri 1: The Century Of The Self
Gagasan mengenai "self-design" telah menjadi tema yang berulang dalam percakapan kami dengan TUHANTU, sebuah kooperatif rancang grafis yang sedang mengerjakan identitas visual Cemeti yang baru. Menindaklanjuti pemikiran ini, kami akan menayangkan empat bagian dari serial dokumenter 'Century of the Self' (2002) yang dibuat oleh Adam Curtis selama empat malam. Serial ini berfokus pada Edward Bernais, sepupu dari psikoanalis Sigmund Freud, yang menemukan istilah “public relations”.

FEBRUARI 2017
Jumat 24–Sabtu 25 Februari 2017, jam 9.30–17.30 hrs WIB
Perakitan #1. Bentuk-bentuk Pertukaran: me(Re)produksi Residensi
Simposium dua hari untuk publik menjelajahi potensi, permasalahan di residensi, sambil membayangkan berbagai kemungkinan alternatifnya. Pembicara akan diumumkan segera. Info lebih lanjut di sini.

Jumat 10 Februari, jam 19.30
Klub Film Maintenance Works, Seri 1: The Century Of The Self, episode 1 (episode 2, 3, 4 akan diputar di hari yang akan datang)

JANUARI 2017
Selasa, 24 Januari & 31 Januari 2017, jam 15.00-18.00 WIB
Dua bagian lokakarya: Penterjemahan Manifesto For Maintenance Art, 1969! oleh tim Editorial (aktivitas yang sedang berjalan)

Jumat, 20 Januari 2017, jam 19.30
Peluncuran Maintenance Works, Rancangan Perdana

Past Maintenance Works events at Cemeti:

JULY
12-27 July 2017
Opening: 12 July 2017, 19.00 hrs
Artist Talk: 26 July 2017, 19.00 hrs
Discussion series about postcolonialism and decolonial practice: 13-22 July 2017, see below!
Unsettling Time(s), an exhibition with works by artists Kin Chui and Agan Harhap, participants of the Objectifs residency exchange programme, with 2017 international partner Cemeti. More info here.

Discussion series
Kamis, 13 July 2017, 10.00-15.30 with Katrin Bandel and Ita Fatia Nadia
Selasa, 18 July 2017, 14.30-16.30 with Helly Minarti and Jompet Kuswidananto
Kamis, 20 July 2017, 14.30-16.30 with Wahmuji
Jumat, 21 July 2017, 14.30-16.30 with Benardi Darumukti and Antariksa
Sabtu, 22 July 2017, 14.30-16.30 with Lucia Juningsih

MAY
23-31 May 2017
Exhibition, presentation and events by artists-in-residence period #1 2017:
Bergulir! Bergetar! Bertabrakan!
Laura Marsh | Yosefa Aulia | Kevin van Braak

Tuesday 23 May 2017, 19.00 hrs: Opening
Friday 26 May 2017, 19.00 hrs: Public discussion
Saturday 20-Saturday 27 May 2017, ongoing (09.00-17.00 hrs): Daily Pentagonal Icositetrahedron printing by Kevin van Braak
Tuesday 23 May 2017, 15.00 hrs: Smashing Cocks tournament by Yosefa Aulia
Wednesday 24 May 2017, 15.00 hrs: A conversation in the Jogja Jacuzzi convened by Laura Marsh

Thursday 4 May 2017, 19.00 hrs
Opening exhibition The Sum of (Almost) All Things by designer duo Collective Works (Karin Mientjes and Peter Zuiderwijk). A spatial support structure for Cemeti Institute for Art and Society. More info here.

Opening Program
15.00-17.00 hrs 'I'm just going outside and may be some time', a walking tour by Hannah, Jorgen and Fiky (start and finish at Cemeti)
17.00-19.00 hrs Discussion 'Art in Public Space' with Collective Works
19.00-21.00 hrs Opening reception

APRIL
Saturday 22 April 2017, start: 19.00 hrs
Afterwork Torch-lit Reading Tour with KUNCI
In 2015, KUNCI Cultural Studies Centre took part in a residency program at Para Site in Hong Kong, where they worked together with Indonesian migrant workers, with whom they organised Klub Baca Selepas Kerja, a reading group of six sessions which explored the notion of reading, writing, working, time, space, and how these relate to the seemingly contradictory aspects of migrant workers’ lives, both as workers and writers. The project resulted in a publication entitled ‘Afterwork Readings/Babasahin Matapos ang Trabaho/Bacaan Selepas Kerja/工餘’.

In the framework of ‘Maintenance Works’, Cemeti invited KUNCI to present this project. Instead of just presenting the publication on a shelf, KUNCI reorganized some of the writings, using different formats such as installation and text-display to “show the work” in places within Cemeti that are decidedly difficult to access -the kitchen, the storage, under tables, in cardboard boxes- with the aim of invoking the idea of reading as a corporeal experience. A trace of the reading can be found on KUNCI’s online Radio Kunci (here: http://radio.kunci.or.id).

Wednesday 5 April 2017, starting 19.00 hrs
Kamar Tokek #1: Pemutaran Film & Diskusi Bersama Kevin van Braak (seniman residensi periode 1, 2017)
Along with two other artists, Laura Marsh (New Zealand) and Yosefa Aulia (Bandung), Kevin van Braak (the Netherlands) is Cemeti's current artist in residence (March-May 2017). On the second month of the residency period, Cemeti organizes a platform to exchange references in order to encourage the development of ideas and to support and make public the artists' research process. This platform is called ‘Kamar Tokek’ ["lizzard room"]. The first edition of Kamar Tokek will present a film screening by Kevin entitled “Jejak Sang Kakek” and will be followed by a discussion.

MARCH
Thursday 9 March, 15.30-17.00 hrs
Translating the Manifesto For Maintenance Art, 1969! by the Editorial team
As a way to gain deep understanding of Mierle Laderman Ukeles’ Manifesto for Maintenance Art, 1969!, our newly formed Editorial Team will organise a workshop in which they will collectively translate the Manifesto to Indonesian. Please feel free to join!

Friday 10 March 2017, starting at 17.00 hrs
Maintenance Works Film Club, Series 1: The Century Of The Self
The notion of “self-design” has been a recurring theme in our conversations with TUHANTU, the graphic design cooperative that is working on Cemeti’s new visual identity. Following on, we will screen the four-part documentary series Century of the Self (2002) by filmmaker Adam Curtis over the course of four evenings. The series focuses on Edward Bernais, the cousin of psychoanalyst Sigmund Freud, who invented the term “public relations”.

FEBRUARY 2017
Fri 24–Sat 25 February 2017, 9.30–17.30 hrs
Assembly #1, Forms of Exchange: (Re)producing Residencies
Two-day public symposium about the possibilities and problematics of the residency model. Speakers to be announced shortly. More info here.

Friday 10 February, 19.30 hrs
Maintenance Works Film Club, Series 1: Century of the Self Episode 1 (episode 2, 3, 4 still to come)

JANUARY 2017
Tuesday 24 January & 31 January 2017, 15.00-18.00 hrs
Two-part workshop: Translating the Manifesto For Maintenance Art, 1969! by the Editorial team (ongoing event)

Friday 20 January 2017, 19.30 hrs
Launch Maintenance Works, 1st Draft

HARAP MAKLUM ATAS KEKACAUAN INI, MAINTENANCE WORKS SEDANG BERLANGSUNG
PLEASE EXCUSE THE MESS, MAINTENANCE WORKS IN PROGRESS

Cemeti - Institute for Art and Society

http://www.cemeti.org/files/gimgs/th-18_Schermafbeelding 2017-02-11 om 18_38_24.png
http://www.cemeti.org/files/gimgs/th-18_Schermafbeelding 2017-02-11 om 18_38_36.png
http://www.cemeti.org/files/gimgs/th-18_16707246_1287324158026759_2451388584763389643_o.jpg